PD KPPG Jember Bagikan Bibit Pepaya Buat Ibu-Ibu

Jember – Sebagai bentuk kepedulian terhadap pemberdayaan perempuan dan ketahanan pangan keluarga, Nurul Rachmawati MS selaku Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan KPPG Kabupaten Jember menggelar kegiatan pembagian bibit pepaya kuning kepada ibu-ibu di Desa Arjasa, Dawuhan Mangli, dan Sukorejo, Kecamatan Sukowono.

Kegiatan tersebut berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Selain membagikan bibit pepaya kuning, agenda ini juga menjadi momen silaturahmi bersama masyarakat, khususnya kaum ibu, untuk mendengar langsung kebutuhan dan harapan mereka di lingkungan desa.

Nurul Rachmawati menyampaikan bahwa pembagian bibit pepaya kuning ini diharapkan dapat menjadi langkah sederhana namun bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus membuka peluang ekonomi rumah tangga.

“Tanaman seperti pepaya kuning ini cukup mudah dirawat dan memiliki nilai manfaat yang besar. Harapannya bisa membantu kebutuhan keluarga, bahkan ke depan dapat menjadi tambahan penghasilan bagi masyarakat,” ujarnya di sela kegiatan.

Ia juga menegaskan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan keluarga, termasuk melalui pemanfaatan lahan pekarangan rumah untuk tanaman produktif. Menurutnya, pemberdayaan perempuan tidak selalu dimulai dari program besar, tetapi juga dari langkah-langkah sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Perempuan adalah penggerak utama dalam keluarga. Ketika ibu-ibu diberi ruang untuk berkembang dan mandiri, maka dampaknya akan sangat besar bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.

Kegiatan silaturahmi tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Banyak ibu-ibu yang merasa senang karena selain mendapatkan bibit tanaman, mereka juga dapat berdiskusi langsung mengenai berbagai persoalan sosial dan kebutuhan di lingkungan desa masing-masing.

Melalui kegiatan ini, Nurul Rachmawati berharap hubungan antara organisasi dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik serta mampu menghadirkan program-program yang benar-benar bermanfaat bagi warga, khususnya perempuan di wilayah pedesaan. (timms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *