JEMBER – Di tengah situasi ekonomi yang serba sempit, warga perlu kreatif untuk mendapat penghasilan tambahan. Banyak caranya, cuma butuh konsisten menjalankannya. Kira-kira inilah yang mendorong Rumah Aspirasi Rakyat Jekalesa mengadakan pelatihan bertajuk Workshop UMKM Jekalesa Batch #1.
Meski menyorot pelaku UMKM, workshop ini justru banyak menyasar warga rumahan untuk memanfaatkan pekarangan rumah jadi sumber penghasilan. Mulai dari menanam tanaman produktif bernilai seperti selada dan pokcoy lewat sistem hidroponik.
“Tidak cuma sistem hidroponik, kami juga mengajari peserta menanam bibit secara organik di lahan padat yang tidak harus luas,” kata Nurul Rachmawati di sela membuka kegiatan, Selasa (16/06/2026).

Workshop UMKM Jekalesa merupakan rangkaian dari program Daya Jekalesa yang dirilis oleh Nurul melalui situs web resminya. Tidak hanya untuk warga Jekalesa, program Daya Jekalesa juga mengajak seluruh warga Jember untuk bergabung.
“Selama mereka bersedia datang dan mengikuti jadwal workshop, kami akan senang menyambutnya,” kata Nurul.
Di Batch #1, workshop fokus pada pelatihan tanaman hidroponik dan organik. Nurul menyebut, peluang mendapat penghasilan tambahan dengan memanfaatkan lahan rumah adalah salah satu ikhtiar mendukung ketahanan pangan nasional.
“Saya tidak muluk-muluk bikin program. Peserta kebanyakan ibu-ibu rumah tangga yang selama ini belum konsisten berpenghasilan karena bergantung dari pendapatan suami. Dengan modal pelatihan ini, pelan-pelan saya ingin mengubah pola pikir kreatif mereka,” imbuhnya. (timms)





