Emas Hijau dari Sukowono: Peluang Investasi Strategis Sektor Tembakau di Kabupaten Jember

JEMBER – Kecamatan Sukowono merupakan salah satu sentra agribisnis tembakau yang produktif di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Wilayah ini menawarkan kombinasi iklim, topografi, dan struktur tanah aluvial vulkanik yang ideal bagi budidaya tembakau berkualitas premium.

Pendiri Rumah Aspirasi Rakyat Jekalesa, Nurul Rachmawati MS mengatakan, Kecamatan Sukowono cocok menjadi pilihan yang tepat bagi calon investor yang tertarik menanamkan modalnya di sektor agroindustri, manufaktur rokok, maupun komoditas ekspor cerutu.

“Sukowono menyajikan ekosistem produksi yang matang dengan tenaga kerja berpengalaman dan jaringan pasokan yang solid,” kata Nurul.

Dua Varietas Unggulan

Nurul menyampaikan, terdapat dua varietas tembakau unggulan di tanah Sukowono. Kedua varietas itu adalah tembakau kasturi dan tembakau besuki. Tembakau Kasturi VO ditanam menjelang akhir musim hujan dan dipanen pada awal musim kemarau. Proses tersebut menghasilkan daun beraroma khas yang kuat, bertekstur elastis, serta berwarna kuning keemasan setelah melalui pengeringan. Sekitar 88 persen produksinya diserap sebagai bahan baku utama campuran rokok kretek dalam negeri, sementara sisanya untuk komoditas ekspor.

Sementara itu, Tembakau Besuki NO ditanam pada musim kemarau atau masa peralihan dengan perawatan yang intensif sehingga menghasilkan daun berelastisitas tinggi dan berserat halus. Kualitas tersebut menjadikannya bahan utama pembalut (wrapper), pembungkus dalam (binder), dan pengisi (filler) cerutu premium ekspor untuk pasar Eropa dan Amerika.

“Tembakau Sukowono telah lama melegenda. Untuk jenis Na-Oogst, dengan hasil produk turunannya yakni cerutu,  juga sangat mendunia,” lanjut Nurul.

Mitra Industri Cerutu Dunia

Beberapa perusahaan pengolahan tembakau yang telah berinvestasi terhadap pertanian tembakau di tanah Kecamatan Sukowono, di antaranya PT. Boss Image Nusantara, PT. Tempurejo, PT. Ledokombo, PT. Mayangsari, PT. Gudang Garam, dan PT. Adi Sampoerna.

Mayoritas perusahaan tersebut bermitra (contract farming) dengan banyak petani tembakau lokal di Kecamatan Sukowono dan sekitarnya, dan sebagian menerapkan sistem sewa lahan di Sukowono.

Contohnya, PT. Boss Image Nusantara (BIN) menerapkan sistem sewa lahan tanam dan juga bermitra dengan petani tembakau lokal di Sukowono untuk memenuhi kebutuhan bahan baku cerutu (wrapper, binder, dan filler).

Alasan Pemilihan Wilayah Sukowono

Kecamatan Sukowono menawarkan keunggulan ketimbang sentra tembakau lainnya. Berada di kawasan utara-timur Kabupaten Jember, wilayah ini memiliki karakter tanah vulkanis yang subur serta mikroklimat yang ideal untuk menghasilkan tembakau berkualitas premium. Terutama varietas pembalut (wrapper) dan pembalut dalam (binder).

Kondisi agroklimat tersebut juga sangat mendukung pengembangan tembakau varietas Kuba dan Besuki Na-Oogst (Besuki NO), dua jenis tembakau yang memiliki nilai tinggi di pasar ekspor. Kombinasi faktor alam dan pengalaman panjang petani menjadikan Sukowono sebagai lokasi yang prospektif bagi investasi di sektor agribisnis tembakau.

Untuk memberikan gambaran potensi bisnis yang lebih terukur, Nurul memaparkan produktivitas tembakau di Sukowono. Tembakau Kasturi mampu menghasilkan sekitar 1,8–2,0 ton daun rajangan kering per hektar, sedangkan Tembakau Besuki Na-Oogst rata-rata menghasilkan 1,2–1,5 ton daun olahan kering berstandar ekspor per hektar.

Dari sisi kelayakan usaha, studi usahatani tembakau Kasturi di Sukowono menunjukkan tingkat Return on Investment (ROI) yang dapat melampaui 100 persen pada kondisi iklim normal. Sementara itu, nilai Revenue/Cost Ratio (R/C Ratio) berada pada kisaran 1,8–2,2, yang menunjukkan usaha budidaya tembakau di wilayah ini layak secara ekonomi dan menawarkan prospek keuntungan yang menarik bagi kemitraan maupun investasi skala industri.

“Di samping itu, Pemerintah Kabupaten Jember juga secara konsisten menyelenggarakan program Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI Festival) setiap tahun sebagai upaya memperkuat posisi Jember sebagai sentra tembakau dan cerutu kelas dunia. Dukungan ini tentu melegitimasi kualitas tembakau Jember di pasar internasional. Melihat potensi ini, saya kira Sukowono layak jadi tujuan investasi sektor tembakau,” tutup Nurul. (timms)

Infografis Tembakau Sukowono

Jelbuk · Kalisat · Ledokombo · Sukowono · Sumberjambe — Lima kecamatan yang saling terhubung dalam satu kawasan, satu harapan, satu perjuangan.

“Berpolitik suka cita, semua karena cinta.”

Kontak


© 2026 nuruljekalesa.id — Nurul Rachmawati MS.
Seluruh hak cipta dilindungi